Cara Budidaya Tanaman Kunyit Untuk Pemula

Posted on

Cara Budidaya Tanaman KunyitKunyit adalah satu tanaman rempah – rempah yang banyak digunakan oleh masyarakat, seperti digunakan untuk bumbu masak atau sebagai obat.

Cara Budidaya Tanaman Kunyit Untuk Pemula
Cara Budidaya Tanaman Kunyit Untuk Pemula

Jadi tidak ada salahnya jika anda membudidayakannya, berikut caranya :

Cara Budidaya Tanaman Kunyit

Cara Budidaya Tanaman Kunyit memang tidaklah terlalu sulit yang paling penting adalah mematuhi tahap tahap berikut ini :

1. Pemilihan bibit

Bibit kunyit  yang baik adalah bibit kunyit yang berasal dari pemecahan rimpang, bibit tersebut mudah tumbuh ketika di tanam. Bibit tersebut harus dari tanaman kunyit yang :

  • Bagus
  • tumbuh subur
  • sehat
  • segar
  • daun berwarna hijau dan banyak
  • terhindar dari serangan penyakit
  • Kokoh
  • Cukup umur, sebaiknya pilih yang sudah memiliki umur sekitar 7 – 12 bulan
  • Kandungan kadar air cukup
  • Mengalami formasi (masa istirahat) cukup

2. Persiapan bibit

  • Rimpang baru di potong dengan ukuran panjang sekitar 3 – 7 cm, berat sekitar 20 – 30 gram, memiliki maksimal 3 mata tunas
  • Tutup bekas potongan dengan abu dapur atau sekam, bisa juga dengan merendam potongan rimpang tersebut dengan fungisida benlate dan agrymicin misalnya demi menghindari tumbuhnya jamur

3. Penyemaian

Untuk merangsang pertumbuhan rimpang dapat di lakukan dengan cara :

  • Di angin – anginkan pada tempat teduh atau lembab selama 1 – 1,5 bulan, jangan lupa menyiramnya 2 kali sehari pada pagi dan sore hari dan pastikan suhu kamar sekitar 25 – 28 derajat celcius atau di tempatkan di antara jerami pada suhu sekitar 25 – 28 derajat celcius.
  • Merendam bibit kunyit yang telah di keringkan selama 42 jam dengan suhu udara sekitar 35 derajat celcius, kemudian bisa rendam dengan larutan zat pengatur tumbuh (ZPT)  selama 3 jam seperti larutan atonik dengan takaran 1 cc / 1,5 liter air dan larutan G – 3 dengan takaran 500 – 700 ppm. Jika berat bibit menurun, maka bisa di rendam dalam larutan pakloburazol 250 ppm untuk menambah berat.

4. Pemindahan bibit

Ketika bibit sudah berumur 1 – 1,5 bulan maka tunas baru akan muncul sepanjang 2 – 3 cm, itu artinya rimpang sudah bisa di tanam pada lahan.

Pindahkan bibit tersebut dengan hati – hati, karena di khawatirkan akan merusak tunas baru, jika akar bibit saling terkait, maka pisahkan juga secara hati – hati. Perhatikan juga kelembaban agar tidak menurun ketika di tanam pada lahan.

  • Persiapan media tanah
  • Siapkan lahan 30 hari sebelum bibit siap di tanam.
  • Bersihkan lahan dari gulma, gemburkan juga dan cangkul sedalam 20 – 30 cm dan istirahatkan selama 1 – 2 Minggu agar tanah terpapar oleh sinar matahari.
  • Buat bandengan berukuran tinggi 24-25 cm , lebar 60-100 cm dan jarak antar bendengan 30 – 50 cm.
  • Taburkan pupuk kandang pada setiap lubang dengan takaran 2,5 – 3 kg seminggu sebelumnya.

5. Penanaman

  • Pilih masa tanam. Kunyit bisa di tanam pada awal musim hujan dengan sekali panen pada musim kemarau ( 7 – 8 bulan) atau dua kali panen pada musim kemarau ( 12 – 18 bulan) .
  • Masukkan bibit kunyit tersebut pada lubang berukuran 5-10 cm dengan arah mata tunas menghadap ke atas.

6. Pemeliharaan

  • Lakukan penyulaman pada bibit yang tidak tumbuh dengan baik menggunakan bibit lain yang masih segar dan sehat.
  • Lakukan penyiangan sebanyak 3 – 5 kali selama masa tanam bersamaan dengan proses memupukan dan penggemburan tanah.
  • Lakukan pembubunan untuk menimbun daerah perakaran yang kondisinya tanah melorot akibat terbawa air, sebaiknya lakukan setiap 3 – 4 bulan sekali.
  • Buat drainase yang dapat menyerap air, karena kunyit tidak tahan air.
  • Pada umur 2 – 4 beri pupuk organik, buatan dan nitrogen
  • Jangan lupa semprotkan pestisida ketika muncul gejala serangan hama

Demikianlah yang bisa saya sampaikan mengenai Cara Budidaya Tanaman Kunyit. Semoga bisa bermanfaat.

Sumber : https://agrotek.id/

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *